Featured Post Today
print this page
Latest Post
Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

PKB Siap Usung Calon Gubernur Jawa Timur Sendiri

PKB Siap Usung Calon Gubernur Jawa Timur Sendiri

PKB sudah memastikan ada partai nonparlemen untuk berkoalisi

Sumber : http://nasional.news.viva.co.id/news/read/395762-pkb-siap-usung-calon-gubernur-jawa-timur-sendiri


VIVAnews - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur optimistis mengusung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur sendiri tanpa berkoalisi dengan partai lain di Pemilihan Kepala Daerah Jatim, Agustus 2013 mendatang. Alasannya, PKB yang memiliki suara 1.996.129 atau 12,26 persen suara di Pileg 2009 lalu, akan menggandeng parpol nonparlemen.

Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar menyebut, PKB mampu mengusung calon sendiri dengan menggandeng sejumlah parpol nonparlemen yang akulumasi suaranya mencapai 3 persen. Dengan begitu, PKB bisa memenuhi syarat minimal 15  persen suara untuk mencalonkan sendiri.

"Yang pasti PKB sudah memiliki 3 persen suara dari partai nonparlemen untuk memenuhi syarat 15 persen yang mampu mengusung pasangan cagub-cawagub sendiri," kata Abdul Halim, Rabu 6 Februari 2013.

Pihaknya juga menegaskan DPP PKB tetap mendukung Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama, Khofifah Indar Parawansa, sebagai Cagub Jatim, meski masih ada perbedaan, karena Dewan Syuro Jatim lebih memilih pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa). "Dengan adanya perbedaan ini, kami masih melakukan konsolidasi sampai akhirnya ada satu titik temu yaitu mendukung salah satu calon," katanya.

Sementara, terkait ajakan Partai Golkar untuk berkoalisi, Halim mengatakan belum tahu, karena belum ada pembicaraan serius.

Saat ini, baru satu pasangan calon yang definitif maju yakni incumbent Soekarwi-Saifullah. Pasangan berakronim Karsa ini didukung Partai Demokrat dan sejumlah partai lain termasuk Partai Keadilan Sejahtera.

0 comments

Ponorogo : Fenomena Jalan Santai Ponorogo Bersih

          Banyak sekali ketika membuat event bertujuan baik akan tetapi semua hanya wacana. Minggu pagi depan kecamatan Ponorogo di adakan jalan santai dengan tema ponorogo bersih namun demikian semua berbalik arah bukan bersih malahan kotor seperti kota kumuh tanpa mengindahkan keindahan dan kerapian sesuai dengan tata ruang lingkungan. Menurut beberapa warga yang di temui, pak Man mengungkapkan "saya setiap pagi jalan untuk menikmati keindahan kota, menghirup udara segar menjadi tak sedap dipandang ketika lewat jalan sultan agung pagi itu". 
        Tepat jam 15.00 team red lewat kedua kalinya suasana depan kecamatan kota suasananya masih seperti tempat pembuangan sampah. Menjadi heran mengapa pelaksana event tidak memperhatikan kebersihan sehingga sampai akhir kegiatan di tinggal begitu saja. Menjadi pertanyaan siapa sih yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Pihak KLH sebagai pengawas lingkungan juga tidak ada teguran terhadap pelaksana Jalan Santai Ponorogo Bersih. 
             Kejadian ini terjadi menjadikan adipura yang di raih ponorogo hanya sebagai simbol saja. Untuk menuju hakekat adalah menciptakan masyarakat yang berkarater cinta lingkungan hanya isapan jempol saja. Konsep Adipura belum bisa nyata mengubah minset ponorogo pada makna sesungguhnya. Adipura merupakan Program yang melibatkan semua elemen dari eksekutif, legeslatif sampai tingkat warga membutuhkan niatan suci dan penanganan khusus agar membekas bagi penyampai pesan dan si penerima pesan. hrtteammuda

Halaman Kampus Insuri bagaikan lautan

Berita Kampus, 23 Nov 2012
Tak disangka halaman kampus insuri berubah layaknya lautan. Hujan deras selama kurang lebih dua jam yang mengguyur kota Ponorogo (23/11) berdampak mengganggu proses belajar mengajar di perkuliahan kampus Insuri. Ini terbukti jalan yang menghubungkan antar kelas dan Ruang Kantor ( Ruang Dosen ) tergenang air kurang lebih setinggi 40cm. Menurut Joko salah satu Mahasiswa Insuri "bahwa hujan kali ini sangat lebat sekali sehingga sampai menyebabkan halaman kapus insuri banjir" Dikatan pula bahwa Selokan (Parit) yang ada di Insuri tidak bisa bekerja secara maksimal. Berikut ini adalah hasil jepretan Wartawan Muda tentang Insuri Banjir

Logo Pers Muda, Logo Pers, Logo Redaksi Muda Ganti Baru

Ponorogo - Kamis (21/02) tampaknya merupakan sejarah baru bagi pers Muda ( Mutiara Dakwah ) bahwa logo Media cetak dan online yang berkantor di Kampus Insuri ini berganti baru, berikut ini adalah logonya :

0 comments

Ponorogo : INSURI mewarnai Kirab Budaya Grebeg Suro

           Dikerumunan penonton Kirab Budaya Grebeg Suro suatu yang sakral, berbagai macam budaya dituntujukan. Tak ketinggalan Fakultas Dakwah bersama UKM SEBA dan UKM Pramuka Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo tampil beda diantara peserta Kirab Budaya tahun ini. Sepanjang jalan Batoro Kathong menuju Alun-alun orasi terus dilakukan. Kirab budaya menyambut bulan Suro di awali dengan hujan deras, setelah mendekati pukul 14.00 hujan mulai reda. Kampus INSURI yang terletak di Jalan Batoro Kathong No.32 setiap tahunnya di lewati Kirab Budaya, menjadi sebuah beban moral jika tidak dapat menampilkan kirab budaya berbeda sebagai agen of change.
            Menjadi suatu dinamika Fakultas dakwah menampilkan demo lingkungan, sebuah kepekaan sosial yang terjadi ketika melihat fakta pada masyarakat tentang kejadian alam. Bukan suatu rekayasa sosial atau isu lingkungan karena benar terjadi pada pinggiran ponorogo sebelum musim hujan terjadi, tak heran jika mendengar kota reog hujan terakhir pada hal sudah masuk bulan-bulan penghujan. Aspek lain yang melatar belakangi demo lingkungan adalah kekurang peduliannya lembaga legeslatif dan eksekutif, mereka tinggal diam bahkan menutup mata akan semua fakta alam yang terjadi.

             Kekeringan di sungai wilayah Ponorogo dan matinya mata air sebagai sumber kehidupan tidak lagi diperhatikan. Kerap kali menginjak kemarau di beberapa titik ponorogo di pasok air dari PDAM, hal tersebut terjadi hampir lima tahun dari sekarang. Sungai kering penuh dengan sampah plastik yang seharusnya itu tidak terjadi. Dengan Keprihatian yang mendalam Fakultas Dakwah menampilkan Kirab Budaya dengan Tema Budaya Menanam Pohon. Menanam Pohon sama dengan menamam kebaikan selama pohon itu masih hidup dari Ponorogo untuk Indonesia. Cuplikan terjemah ayat 41 Surat Arrum menjadi landasan dalam tema budaya menanam pohon :  Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). UKM SEBA dengan menampilkan macam jawa suatu sindirian ketika orasi budaya macam jawa turun gunung karena di hutan rusak cari air susah dan cari makan susah sebagai gambaran rantai makanan di hutan terputus. Kepedulian UKM Pramuka baru terjadi kali ini demo Lingkungan dengan seragam Pramuka lengkap sebagai keteguhan dalam menagamalkan dasa darma pramuka kedua, cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. Sebagai bentuk moral adalah cinta alam yang seharusnya menjaga merawat dan melestarikannya titik tekan dari aksi pramuka.

          Penolakan Hutan Produksi baik Kayu atau Getah harus dilakukan karena akan menghabiskan Air sehingga Ponorogo dalam Krisis Air jika itu tidak dilakukan. Kerjasama terus menjadi jalan tercepat dalam menyelesaikan masalah tersebut. Kesungguhan penanganan sekarang terpetak-petak akibat sebuah kepentingan sehingga masalah tidak cepat selesai mengakibatkan menumpuk-numpuk. LSM lingkungan ponorogo belum ada yang komit terhadap keadaan tersebut, jalan terakhir hanya mahasiswalah yang bisa menjadi sebuah jembatan perubahan dalam permasalahan yang terjadi. Jika jalan terakhir tak bisa ditempuh tentunya mahasiswa sebagai agen of change tidak berfungsi lagi.

INSURI : Opening Lecture Year Academy 2012-2013


                Setelah mengikuti Test Ujian Mahasiswa Baru dilanjutkan dengan OSPEK, Mahasiswa baru dan seluruh mahasiswa INSURI menerima Opening Lecture. Opening Lecture di laksanakan di Ruang Auditorium Sunan Giri, tepat jam 14.00 pembukaan Kuliah dimulai. Hadiri Rektor dan Purek beserta dosen-dosen INSURI. Dalam Opening Lecture Bapak DR Ahmadi Bardan M.Ag membawakan tema Grow With Character. Pemaparan Opening Lecture lebih dari satu jam di lanjutkan dengan Pembukaan Kuliah masing-masing Fakultas.   
                Grow With Character dengan kesimpulan seluruh aspek karkter dari dosen, mahasiswa, ucapan dan perilaku harus di bangun. Lebih lanjut faktor faktor penunjang karakter juga di bangun. Terciptanya lingkungan rapi dan bersih membuat anak didik akan kerasan dan nyaman dalam proses belajar. Muda Team.

INSURI : Malam Inagurasi disambut Studium General Pasca Sarjana

               Penanaman benih benih idelisme telah selesai pada mahasiswa baru IAI Sunan Giri ( INSURI ). Bertempat dibalai Auditorium INSURI seluruh UKM di tambah beberapa tamu undangan ikut tampil dalam memeriahkan malam penutupan Orientasi Mahasiswa Baru. Pembukan acara di hadiri Purek III, Kajur KPI dan dosen Insuri. Tak ketingglan alumni INSURI ikut menghadiri malam tersebut. Berbagai ragam pentas mulai dari orasi kebangsaan, seni teather, hadroh konteporer dan lagu lagu yang menumbuhkan semangat kebersaman juga di lantunkan.
                    Ahad pagi 9 September 2012 di Auditorium Sunan Giri tepat jam 09.00 Studium General Pasca Sarjana dimulai, sambutan langsung diisi oleh Bapak DR suyudi, M.Ag selaku pengelola program pasca sarjan INSURI  dan di akhiri dengan do'a yang dipimpin bapak Drs Heryaman Zinuri SH, M.Ag. Lebih 90 persen pserta program pasca sarjana baru insuri mengikuti acara Studium general. Seperti biasa acara tersebut dibuka untuk penanya sebagai umpan balik dari materi yang menjadi tema dengan realita yang ada dimasyarakat kita. DR, Phil. Syahiron Syamsuddin, M.Ag sebagai pemateri dari dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, memaparkan dari awal dengan runtut seluruh materi dan jawaban. Bahkan dari Pak Syahiron Syamsuddin jika jawaban belum puas bisa dilanjutkan pada perkuliahn nanti karena waktu yang membatasinya sehingga pertanyan di jawab dengan singkat dan jelas.

Bersih hati, bersih diri, bersih lingkungan


Ponorogo, 29 Agustus 2012
Bukan hanya bersilaturahmi kepada keluarga, kerabat, tetangga dan lingkungan saja yang dilakukan oleh Santri Pondok Pesantren Al-Idris Banyudono Ponorogo dalam rangka mensucikan diri yaitu kembali kepada fitri. Setelah sehabis puasa Ramadlan dilanjutkan dengan bersilaturahmi kepada keluarga, kerabat, tetangga dan lingkungan selesai para santri pada Rabu 29/08/2012 kerja bakti bersih lingkungan Pondok dan sekitar Pondok dengan harapan kedepan antara santri, lingkungan dan masyarakat luas akan terjalin hubungan yang semakin erat. Seperti yang dituturkan oleh Wahyu salah santu santri “kebersihan ini dalam rangka menciptakan suasana lingkungan yang sehat, rapi dan indah dengan mengusung tema Bersih hati, bersih diri, bersih lingkungan”. Semoga kegiatan yang dilakukan oleh santri – santri ini dapat menjadikan contoh bagi masyarakat luas. Aamiin (Team Muda)

Misteri Keindahan Alam Ngrayun


Desa Ngrayun yang merupakan Kecamatan di Ponorogo paling selatan yang hasil alamnya sangat melimpah dan panorama alamnya yang sangat indah juga menyimpan beribu-ribu misteri, seperti tampak pada gambar diatas konon ceritanya batu tersebut bias berbicara sehingga sampai saat ini batu tersebut dinamakan “ Watu Semaur” wah sobat pengen tau lebih lanjut ayo berkunjung ke Ngrayun..hehehehe
0 comments

Space Iklan

Space Iklan
 
Layout : Bambang Indrayana
Copyright © 2011. MUDA NEWS Online - All Rights Reserved
Redaksi MUDA Online Fakultas Dakwah Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Proudly powered by Team KPI